Selamat siang para sahabat Blogger,kali ini saya akan mengepost tentang Robotika...?
Robotika
Robotika adalah satu cabang teknologi yang berhubungan dengan desain, konstruksi,
operasi, disposisi struktural, pembuatan, dan aplikasi dari
robot. Robotika terkait dengan ilmu pengetahuan bidang elektronika,
mesin, mekanika, dan perangkat lunak komputer.
Microcontroller yang banyak jenisnya, Arduino lahir dan
berkembang, kemudian muncul dengan berbagai jenis. Diantaranya adalah:
1.
Arduino Uno. Jenis yang ini adalah yang paling banyak
digunakan. Terutama untuk pemula sangat disarankan untuk menggunakan
Arduino Uno. Dan banyak sekali referensi yang membahas Arduino Uno.
Versi yang terakhir adalah Arduino Uno R3 (Revisi 3), menggunakan
ATMEGA328 sebagai Microcontrollernya, memiliki 14 pin I/O digital dan 6
pin input analog. Untuk pemograman cukup menggunakan koneksi USB type A
to To type B. Sama seperti yang digunakan pada USB printer.
 |
| Arduino Uno |
2.
Arduino Due. Berbeda dengan saudaranya, Arduino Due tidak
menggunakan ATMEGA, melainkan dengan chip yang lebih tinggi ARM Cortex
CPU. Memiliki 54 I/O pin digital dan 12 pin input analog. Untuk
pemogramannya menggunakan Micro USB, terdapat pada beberapa handphone.
 |
| Arduino Due |
3.
Arduino Mega. Mirip dengan Arduino Uno, sama-sama menggunakan
USB type A to B untuk pemogramannya. Tetapi Arduino Mega, menggunakan
Chip yang lebih tinggi ATMEGA2560. Dan tentu saja untuk Pin I/O Digital
dan pin input Analognya lebih banyak dari Uno.
 |
| Arduino Mega |
4.
Arduino Leonardo. Bisa dibilang Leonardo adalah saudara kembar
dari Uno. Dari mulai jumlah pin I/O digital dan pin input Analognya
sama. Hanya pada Leonardo menggunakan Micro USB untuk pemogramannya.
 |
| Arduino Leonardo |
5.
Arduino Fio. Bentuknya lebih unik, terutama untuk socketnya.
Walau jumlah pin I/O digital dan input analognya sama dengan uno dan
leonardo, tapi Fio memiliki Socket XBee. XBee membuat Fio dapat dipakai
untuk keperluan projek yang berhubungan dengan wireless.
 |
| Arduino Fio |
6.
Arduino Lilypad. Bentuknya yang melingkar membuat Lilypad
dapat dipakai untuk membuat projek unik. Seperti membuat amor iron man
misalkan. Hanya versi lamanya menggunakan ATMEGA168, tapi masih cukup
untuk membuat satu projek keren. Dengan 14 pin I/O digital, dan 6 pin
input analognya.
 |
| Arduino Lilypad |
7.
Arduino Nano. Sepertinya namanya, Nano yang berukulan kecil
dan sangat sederhana ini, menyimpan banyak fasilitas. Sudah dilengkapi
dengan FTDI untuk pemograman lewat Micro USB. 14 Pin I/O Digital, dan 8
Pin input Analog (lebih banyak dari Uno). Dan ada yang menggunakan
ATMEGA168, atau ATMEGA328.
 |
| Arduino Nano |
8.
Arduino Mini. Fasilitasnya sama dengan yang dimiliki Nano.
Hanya tidak dilengkapi dengan Micro USB untuk pemograman. Dan ukurannya
hanya 30 mm x 18 mm saja.
 |
| Arduino Mini |
9.
Arduino Micro. Ukurannya lebih panjang dari Nano dan Mini.
Karena memang fasilitasnya lebih banyak yaitu; memiliki 20 pin I/O
digital dan 12 pin input analog.
 |
| Arduino Micro |
10.
Arduino Ethernet. Ini arduino yang sudah dilengkapi dengan
fasilitas ethernet. Membuat Arduino kamu dapat berhubungan melalui
jaringan LAN pada komputer. Untuk fasilitas pada Pin I/O Digital dan
Input Analognya sama dengan Uno.
 |
| Arduino Ethernet |
11.
Arduino Esplora. Rekomendasi bagi kamu yang mau membuat
gadget sepeti Smartphone, karena sudah dilengkapi dengan Joystick,
button, dan sebagainya. Kamu hanya perlu tambahkan LCD, untuk lebih
mempercantik Esplora.
 |
| Arduino Esplora |
12.
Arduino Robot. Ini adalah paket komplit dari Arduino yang
sudah berbentuk robot. Sudah dilengkapi dengan LCD, Speaker, Roda,
Sensor Infrared, dan semua yang kamu butuhkan untuk robot sudah ada pada
Arduino ini.
Nah sekarang kamu pakai yanag mana Nih Arduinonya? Saran saya, untuk
pemula atau bagi yang buat projek pertama, gunakan Arduino Uno. Sudah
sangat direkomendasikan dari para leluhur soalnya, hehe.
Dan sebenarnya juga masih ada beberapa jenis arduino yang lain. Dan akan
selalu update, untuk itu kamu bisa langsung kunjungi aja situs resminya
Arduino.ccan seperti Microcontroller yang banyak jenisnya, Arduino lahir dan
berkembang, kemudian muncul dengan berbagai jenis. Diantaranya adalah:
1.
Arduino Uno. Jenis yang ini adalah yang paling banyak
digunakan. Terutama untuk pemula sangat disarankan untuk menggunakan
Arduino Uno. Dan banyak sekali referensi yang membahas Arduino Uno.
Versi yang terakhir adalah Arduino Uno R3 (Revisi 3), menggunakan
ATMEGA328 sebagai Microcontrollernya, memiliki 14 pin I/O digital dan 6
pin input analog. Untuk pemograman cukup menggunakan koneksi USB type A
to To type B. Sama seperti yang digunakan pada USB printer.
 |
| Arduino Uno |
2.
Arduino Due. Berbeda dengan saudaranya, Arduino Due tidak
menggunakan ATMEGA, melainkan dengan chip yang lebih tinggi ARM Cortex
CPU. Memiliki 54 I/O pin digital dan 12 pin input analog. Untuk
pemogramannya menggunakan Micro USB, terdapat pada beberapa handphone.
 |
| Arduino Due |
3.
Arduino Mega. Mirip dengan Arduino Uno, sama-sama menggunakan
USB type A to B untuk pemogramannya. Tetapi Arduino Mega, menggunakan
Chip yang lebih tinggi ATMEGA2560. Dan tentu saja untuk Pin I/O Digital
dan pin input Analognya lebih banyak dari Uno.
 |
| Arduino Mega |
4.
Arduino Leonardo. Bisa dibilang Leonardo adalah saudara kembar
dari Uno. Dari mulai jumlah pin I/O digital dan pin input Analognya
sama. Hanya pada Leonardo menggunakan Micro USB untuk pemogramannya.
 |
| Arduino Leonardo |
5.
Arduino Fio. Bentuknya lebih unik, terutama untuk socketnya.
Walau jumlah pin I/O digital dan input analognya sama dengan uno dan
leonardo, tapi Fio memiliki Socket XBee. XBee membuat Fio dapat dipakai
untuk keperluan projek yang berhubungan dengan wireless.
 |
| Arduino Fio |
6.
Arduino Lilypad. Bentuknya yang melingkar membuat Lilypad
dapat dipakai untuk membuat projek unik. Seperti membuat amor iron man
misalkan. Hanya versi lamanya menggunakan ATMEGA168, tapi masih cukup
untuk membuat satu projek keren. Dengan 14 pin I/O digital, dan 6 pin
input analognya.
 |
| Arduino Lilypad |
7.
Arduino Nano. Sepertinya namanya, Nano yang berukulan kecil
dan sangat sederhana ini, menyimpan banyak fasilitas. Sudah dilengkapi
dengan FTDI untuk pemograman lewat Micro USB. 14 Pin I/O Digital, dan 8
Pin input Analog (lebih banyak dari Uno). Dan ada yang menggunakan
ATMEGA168, atau ATMEGA328.
 |
| Arduino Nano |
8.
Arduino Mini. Fasilitasnya sama dengan yang dimiliki Nano.
Hanya tidak dilengkapi dengan Micro USB untuk pemograman. Dan ukurannya
hanya 30 mm x 18 mm saja.
 |
| Arduino Mini |
9.
Arduino Micro. Ukurannya lebih panjang dari Nano dan Mini.
Karena memang fasilitasnya lebih banyak yaitu; memiliki 20 pin I/O
digital dan 12 pin input analog.
 |
| Arduino Micro |
10.
Arduino Ethernet. Ini arduino yang sudah dilengkapi dengan
fasilitas ethernet. Membuat Arduino kamu dapat berhubungan melalui
jaringan LAN pada komputer. Untuk fasilitas pada Pin I/O Digital dan
Input Analognya sama dengan Uno.
 |
| Arduino Ethernet |
11.
Arduino Esplora. Rekomendasi bagi kamu yang mau membuat
gadget sepeti Smartphone, karena sudah dilengkapi dengan Joystick,
button, dan sebagainya. Kamu hanya perlu tambahkan LCD, untuk lebih
mempercantik Esplora.
 |
| Arduino Esplora |
12.
Arduino Robot. Ini adalah paket komplit dari Arduino yang
sudah berbentuk robot. Sudah dilengkapi dengan LCD, Speaker, Roda,
Sensor Infrared, dan semua yang kamu butuhkan untuk robot sudah ada pada
Arduino ini.
Nah sekarang kamu pakai yanag mana Nih Arduinonya? Saran saya, untuk
pemula atau bagi yang buat projek pertama, gunakan Arduino Uno. Sudah
sangat direkomendasikan dari para leluhur soalnya, hehe.
Dan sebenarnya juga masih ada beberapa jenis arduino yang lain. Dan akan
selalu update, untuk itu kamu bisa langsung kunjungi aja situs resminya
Arduino.cc
Selamat mencoba dan semoga berhasil....!!!